Penyebab Alergi pada Anak Beserta Cara Mencegahnya

Penyebab alergi pada anak harus dipahami dengan baik oleh orang tua. Tujuannya agar orang tua tidak panik saat anaknya mengalami kondisi alergi seperti ini. Perlu dipahami, pemicu terjadinya alergi pada anak sebenarnya banyak. Namun salah satunya adalah faktor genetika.

Faktor genetik merupakan salah satu faktor utama pemicu seseorang memiliki kondisi alergi. Apabila salah satu dari orang tua memiliki alergi terhadap sesuatu, maka seorang anak cenderung akan memiliki alergi dengan kondisi persis atau mendekati. Karenanya sangat wajib bagi orang tua untuk memahami bagaimana cara mengantisipasinya agar kondisi kelainan satu ini tidak sampai terjadi.

Pada dasarnya alergi ini merupakan bentuk pertahanan tubuh ketika berhadapan dengan zat asing. Jadi sistem kekebalan atau imun pada tubuh anak akan melakukan pembersihan terhadap berbagai zat asing disekitarnya. Respon tubuh mendeteksi kalau zat tersebut mengancam kesehatan tubuh. Sayangnya, respon tersebut terlalu berlebihan.

Bentuk perlawanan tubuh berlebihan ini memicu terjadinya gatal, sensasi terbakar, panas, serta gangguan lainnya. Karenanya sangat wajib bagi orang tua untuk memahami beberapa penyebab alergi pada anak ini sekaligus cara mengatasinya dengan baik sesuai anjuran dokter.

Penyebab Alergi pada Anak Beserta Cara Mencegahnya
Penyebab Alergi pada Anak Beserta Cara Mencegahnya

Faktor Pemicu Terjadinya Alergi Pada Anak-anak

Seperti sudah dibahas sebelumnya, salah satu pemicu terjadinya alergi pada anak adalah faktor keturunan atau genetik. Hal ini sudah mutlak terjadi. Malah ada banyak sekali buktinya dalam dunia medis. Seorang anak dengan riwayat alergi pada salah satu orang tua berpotensi untuk memiliki alergi sama dengan persentase 50%.

Sedangkan kalau kedua orang tuanya tersebut sama-sama memiliki alergi, maka potensi anak tersebut untuk memiliki alergi sama adalah 80%. Berdasarkan riset panjang dari para pakar kesehatan, sifat genetik orang tua memang menurun sepenuhnya pada anak.

Namun ternyata faktor penyebab alergi pada anak bukan berasal dari genetik saja. Masih ada beberapa faktor lain pemicu kondisi satu ini. Salah satunya adalah faktor lingkungan kotor atau polusi. Hal ini bisa memicu terjadinya alergi pada seorang anak.

Bahkan pada beberapa kasus, ada juga anak penderita alergi akibat menderita sebuah penyakit. Contoh penyakit pemicu alergi ini adalah asma, rhitinis atopik, dermatitis atopik atau bahkan penyakit infeksi tertentu. Semuanya berpotensi mendatangkan risiko alergi.

Penyebab Alergi pada Anak Beserta Cara Mencegahnya
Penyebab Alergi pada Anak Beserta Cara Mencegahnya

Ciri Anak Terkena Alergi

Berdasarkan penelitian dari para ahli, ada beberapa ciri anak dengan kondisi alergi. Sudah tentu ciri ini akan berbeda-beda pada setiap anak, tergantung kondisinya masing-masing. Biasanya ciri ini akan bergantung pada penyebab alergi pada anak itu sendiri.

Ciri dengan persentase paling sering muncul adalah kulit kemerahan. Biasanya anak akan mengalami rasa gatal berlebih. Hal ini diiringi dengan sensasi terbakar saat mereka mengalaminya. Ini merupakan salah satu gejala ringan dengan peluang kemunculan begitu sering.

Sedangkan gejala atau ciri ringan lainnya adalah seringkali mengalami bersin sehingga membuat anak menjadi pilek. Pada beberapa kasus, ada juga anak dengan kondisi mengalami muntah-muntah atau diare. Namun bisa dibilang ini masih gejala atau ciri alergi ringan.

Selain gejala atau ciri ringan, ada juga beberapa gejala berat dari sebuah alergi. Sudah tentu dampak dari hal ini juga sangat besar. Ini tidak boleh disepelekan sama sekali. Salah satu contoh dari kondisi seperti ini adalah anafilaksis. Anafilaksis bisa membuat penderitanya mengalami sesak, lemas, atau bahkan pingsan tiba-tiba.

Cara Mencegah Anak Terkena Alergi

Setelah dipahami apa saja penyebab alergi pada anak beserta gejalanya di atas, Wajib bagi orang tua untuk memahami bagaimana cara pencegahan paling efektif bagi anak sedini mungkin. Kenapa hanya pencegahan? Karena alergi ini belum bisa disembuhkan secara mutlak.

Ada beberapa cara efektif untuk mencegah terjadinya alergi. Salah satunya adalah mengetahui alergen penyebab alergi itu sendiri. Alergen ini adalah pemicu terjadinya alergi. Pemicunya bisa debu, makanan, atau infeksi.

Untuk mengantisipasi terjadinya alergi, tentu saja anak harus dijauhkan dari alergen ini. Kemudian pastikan juga untuk memberikan ASI secara ekslusif kepada anak. Beberapa penelitian dari para ahli membuktikan kalau pemberian ASI secara ekslusif bisa meminimalisir risiko anak terkena alergi.

Selain itu ada juga susu dengan formula khusus untuk mengurangi risiko alergi. Biasanya susu seperti ini mengandung prebiotik. Prebiotik ini direkomendasikan untuk mendukung pertumbuhan bakteri baik. Agar lebih maksimal, berikan juga Makanan Pendamping ASI (MAPI) secara bertahap kepada anak. Lebih jauh, pahami beberapa penyebab alergi pada anak di atas agar semuanya tahu bagaimana cara mengantisipasinya dengan benar.

 
Previous Article